Sabtu, 28 Januari 2012

Takdir

Enteh apa yang harus
Ku dendangkan pagi
Ini

Satu menyatu sendi
Taqdir, kueja dan baca;
Diaskara yang bisu
Membatu


Takkan
Jenuh, kun anti
Titik-titik kepastian;
Teka-teki kehidupan
Karena jiwa ini telah
Begitu pasrah di genggam
Kuasa rabbil alamin

Karena; diriku bukan
Penggenggam
Takdir
(kota ukir 09 januari 2012)
COMUNITAS APRESIASI SENI SASTRA DAN ILMIYAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kiriman Terkait